My Pregnancy Diary: Apa Yaa…

“Dwin, apa rasanya hamil tanpa ditemani suami?”

Di antara euforia hadirnya keponakan 51 pertama dalam perutku, pertanyaan itu muncul dari satu dua teman. Bahkan tak hanya teman cewek yang pernah mempertanyakannya. Mungkin sebagai bentuk kecemasan mereka kepadaku. Pertama kali ada yang bertanya seperti itu, kujawab, “Biasa aja~”, karena ya emang biasa aja :3. Lalu masih ada juga yang bertanya demikian dan serius benar-benar bertanya dari lubuk hatinya yang paling dalam, *soktau*

“Dwin, gimana kau lagi hamil pertama gini, gak ditemani suami…?”

“Itu tergantung imanmu kok… Gak hamil pun kau kalo gak kuat imanmu ya berat jalaninya”, jawabku singkat. Temanku itu pun terlihat berpikir sejenak lalu berujar, “Iya ya, Dwin…”.

Aku pun tak tahu bagaimana menjelaskannya. Jawaban itu meluncur begitu saja. Wanita mana yang ingin menjalani masa-masa kehamilan seorang diri? Aku sendiri pun tak pernah membayangkan sebelumnya. Aku hanya berusaha menjalankan peran ini sebaik mungkin. Dan alhamdulillah, aku tak merasa kekurangan perhatian suami justru di saat-saat sangat membutuhkannya seperti lagi hamil kayak gini.

Aku pun hanya manusia biasa. Sekali dua kali aku hanya bisa menangis di pelukan suami (melalui sambungan seluler). Sampe bikin suami panik. ^^ Ya… padahal sebatas luapan emosi doang atas apa yang sedang kurasakan. Selebihnya, Bismillah saja..😉

Aku juga bersyukur, banyak sahabat yang mengisi diary kehamilan pertamaku ini. Kepada mereka, yang jatah makannya pernah kuambil, yang kena ‘semprotan’ kala aku lagi sensi, yang ‘ketiban’ becandaan maupun bully’anku yang keterlaluan, yang mau tidur tapi sofa tidur di ruangan kumonopoli, yang menemaniku ke sana kemari, yang bantuin angkatin ini itu, dan masih banyak lagi yang tak tersebutkan, (melalui tulisan ini) kuucapkan terima kasih, kawan-kawan… :,)

Yak, ini hanyalah curahan hati seorang ibu hamil sembari menanti telpon dari suaminya di seberang pulau sana. Pada akhirnya aku pun menyadari, bahwa seperti rezeki, kebahagian pun tak akan tertukar bagi orang-orang yang mampu mensyukurinya. Yup, gimanapun kondisinya. Seperti kebahagiaanku saat ini, punya suami, keluarga, sahabat-sahabat, dan tentu saja, calon buah hatiku. :*

-D’wina-😉

IMG_20141008_124715

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s