UTS Pertama dan Terakhir

Kenapa aku buat judulnya begitu?
Karena ini hari pertama aku UTS semester ini dan UTS kali ini adalah UTS yang terakhir selama kuliah di Setis (Aamiin).

Aku ke kampus cuma modal modul UTS sama tempat pensil. Seperti biasa sampai di kampus melihat ruangan (di 261) dan nomor tempat dudukku… 001… Hari pertama dan bangku nomor pertama -__-  #OkeFine. Sudahlah. Lagian Paham ‘Posisi Menentukan Prestasi’ tak berlaku di kampusku. Ya setidaknya buatku. Sampai di bangku numero uno itu aku baca-baca modul lagi dan menyiapkan alat tulis. Bah, pulpen yang kubawa cuma satu. Semacam punya firasat tak enak, aku pun putar badan ke belakang. Ada si Cibas.

“Bas, pinjem pulpen lu.”

“PIlih mana?” katanya sambil memperlihatkan pulpen-pulpennya. Ini cowok pulpennya banyak banget, berbagai merek pula. Aku pun memilih Faster. Tak lama kemudian Bu Liza masuk dan ujian pun dimulai.

Soal mata kuliah Perekonomian Indonesia ada 4. Itu sih mamak soalnya saja… Anak soalnya ada 13, Cuy! Alamat mengarang bebas lagi ini. Masalahnya menulis jawabannya itu gak bisa kayak kita nyuci baju pake Easy. Iya yang pake kekuatan sepuluh tangan itu. Kenyataannya tangan ada dua dan yang bisa dipakai menulis cuma satu.

Maka mulailah sepanjang dua jam ujian tangan tak berhenti. Makin lama tangan makin pegal dan tulisan makin keriting. Separuh waktu berlalu, aku sudah minta kertas tambahan. Padahal yang ada aja belum penuh. Haha.. Eh, tinta pulpen si Cibas habis. Hmm, harus minta maaf nanti sama si Cibas. Aku pun memakai pulpenku. Menulis, menulis, dan menulis…

“Lima menit lagi,” kata Bu Liza.

Aku masih asyik mengarang bebas hingga detik terakhir dan hingga…tetes tinta terakhir. Alamak! Habis juga tinta pulpenku. Untung sudah selesai semua terjawab.😀

Bu Liza bilang, “Waktunya habis!” Dalam hatiku, Iya, Bu. Pulpenku pun habis. Hebat betul mengarang bebas hari ini. Sampai tewas dua pulpen di tanganku.

Lalu, apa yang hebat dari cerita hari ini?
Kagak ada… Aku cuma cerita saja. Anggap saja ini salah satu cara menikmati masa-masa jadi mahasiswa, berhubung ini semester akhir. Ya mungkin cerita ini tak hebat untuk hari ini. Tapi suatu hari nanti, cerita ini akan menjadi cerita hebat. Ketika aku mengenang dan kalian pun  tahu, bahwa aku pernah berkuliah di kampus amazing ini.😉

BTW, tadi aku menulis apaan ya di lembar jawaban???

Sudahlah. #Bersiul ria #Balik ke kosan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s