Sweet Corn (Gak Pake Iwak Peyek)

Tadi pagi pas ke pasar bareng penghuni Kostan Majelis Ta’lim Subhanallah, aku iseng membeli jagung mentah. Cuma dua biji, tapi lumayan besar-besar jangungnya. Rencananya sih mau direbus saja di magic com *maklum, di kostan tidak ada fasilitas dapur alias ga bisa masak-masak*. Tapi akhirnya sekostan setuju buat dibikin jagung manis😛 . Begini resepnya:

Bahan-bahan:
1. Jagung dua atau tiga buah sesuai kebutuhan
2. Air tebu atau air gula
3. Gula pasir
4. Susu kental manis

Cara membuat:
1. Jagung dipotong-potong dari satu bji menjadi empat atau lima bagian.
2. Rebus dengan air tebu. Berhubung tidak ada tebu, ya pakai air gula saja.
3. Setelah air rebusan mendidih, masukkan tanganmu ke dalamnya. *Janganlah! Jadi tangan rebuslah nanti. Hiiiiyyy* (ignore it) -___-
4. Kalau air rebusan sudah mendidih, tandanya jagung sudah matang dan mengembang
5. Tiriskan potongan jagung ke dalam piring. Iris-iris seperti ini,

Foto5883

6. Tambahkan susu kental manis sesuai selera. Kalau mau sedikit berkuah, tambahkan air rebusan jagung tadi
7. Taburkan gula pasir untuk  memberi sensasi kriuk-kriuk. Hahaha…😀
8. Sweet corn (Gak Pake Iwak Peyek) pun siap untuk disantap😛 .

Foto5885

Begitu doank? Iya!😛 Gampang kan! Wkwkwkwk… :D *ini niat gak sih menulis resepnya* -____-“

Aku, Ciyud, dan Ciul pun bermaksud berlomba-lomba menyantap jagung manis sepiring bertiga ini. Sebelum start, kami mencicipi terlebih dahulu, mana tahu masih ada yang kurang.

Aku: Ini masih icip-icip yaa. Yang namanya icip-icip gak boleh ngambil sesendok penuh. Sedikit aja! –> Memberi instruksi
Yudia : Kak Wina, si Ulya tuh nyicipnya satu sendok penuh!
Aku : Hahaha…
Ulya : (Stay cool, tetap makan)
Yudia : KAK! Masa’ si Ulya udah makan dua sendok! Aku aja masih satu sendok!
Ulya : Hehehe…
Aku : Kakak aja udah tiga sendok.
Yudia : (GUBRAK!)

Akhirnya tanpa aba-aba lomba makan jagung manis sepiring bertiga ini dimulai. Sendok menjadi senjatanya, saling beradu, memperebutkan butiran jagung manis. Hahaha…

Sisa-Sisa Pertempuran

Sisa-Sisa Pertempuran

Sorry kalau tak bermutu. Tapi jangan salah, ini masih termasuk teori hidup bahagia ala diriku. Kebahagian adalah kau bisa menjadikan hal-hal sederhana, hal sekecil apapun itu menjadi sesuatu yang istimewa, berharga, dan tetap merasa excited mengalaminya!😉

2 thoughts on “Sweet Corn (Gak Pake Iwak Peyek)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s