Movie: V for Vendetta

Review Film V for Vendetta (Kaitannya dengan Perilaku Sosial)

v-for-vendetta-posterKita telah melihat bahwa pada umumnya warga masyarakat cenderung berperilaku dengan berpedoman pada institusi yang ada dalam masyarakat, dalam film ini yaitu institusi pemerintahan. Namun dalam kenyataan kadangkala kita dapat melihat bahwa sejumlah warga masyarakat secara berkelompok ataupun berkerumun menampilkan perilaku yang tidak berpedoman pada institusi yang ada. Dalam sosiologi, perilaku demikian dinamakan perilaku kolektif.

Konsep yang penting dipahami dalam kaitannya dengan perilaku kolektif ialah konsep kerumunan (crowd), karena perilaku kolektif selalu melibatkan perilaku sejumlah orang yang berkerumunan. Suatu kerumunan mempunyai ciri baru yang semula tidak dijumpai pada masingmasing anggotanya. Di kala menjadi bagian kerumunan, individu yang dikenal sebagai warga negara yang baikdan belum pernah terlibat dalam tindak pidana apapun dapat semerta-merta berubah menjadi individu yang mampu melakukan hal yang dalam kehidupan sehari-hari tidak dapat dilakukannya, seperti apa yang dilakukan Evey (Natalie Portman) dalam film ini.

Faktor penentu perilaku kolektif (Proses terjadinya perilaku kolektif):

1. Struktur situasi sosial

Sebagian dari faktor ini merupakan faktor yang terkait dengan ada-tidaknya pengaturan melalui institusi sosial. Dalam film ini pemerintah menerapkan aturan ketat seperti ada batasan jam malam serta keterbatasan dalam berkesenian dan juga beragama.

2. Ketegangan struktural

Kesenjangan dan ketidakserasian antarkelompok sosial, etnik, agama, dan ekonomi yang bermukim berdekatan. Dalam film ini ditunjukkan dengan mulai adanya kesenjangan antara penguasa dan rakyat biasa di negara tersebut.

3. Berkembang dan menyebarnya suatu kepercayaan umum

Dalam masyarakat mulai sering beredar berbagai desas-desus yang dengan sangat mudah dipercaya kebenarannya dan kemudian disebarluaskan sehingga dalam situasi rancu desas-desus berkembang anjadi suatu pengetahuan umum yang dipercaya dan diyakini kebenarannya oleh khalayak. Dalam film ini masyarakat mulai meyakini bahwa V belum tewas dan kebobrokan pemerintah benar adanya, terlihat pada adegan suatu show di televisi pada saat V (Hugo Weaving) yang mempermainkan Sutler, sang penguasa pemerintah.

4. Faktor yang mendahului

Faktor ini merupakan faktor penunjang kecurigaan dan kecemasan dalam masyarakat. Desas-desus yang berkembang dan dipercayai masyarakat mulai mendapat dukungan dan penegasan. Dalam film ini ketika terbukti bahwa pemerintah tidak dapat menemukan V dan tidak dapat mengatasi berbagai polemik dan permasalahan yang melanda masyarakatnya.

5. Mobilisasi para peserta untuk melakukan tindakan

Dalam film ini pada saat V mengirimkan topeng, topi, dan jubah ke sejumlah besar masyarakat agar siapa saja bisa menjadi dirinya dan melakukan apa yang dilakukannya.

6. Berlangsungnya pengendalian sosial

Faktor ini merupakan kekuatan yang justru dapat mencegah, mengganggu ataupun menghambat akumulasi kelima faktor penentu sebelumnya. Ditandai dengan munculnya aparat keamanan dalam jumlah besar, kehadiran atau tokoh masyarakat yang disegani dapat menghambat perilaku kolektif yang akan dilaksanakan. Seperti di kahir cerita dalam film ini, masyarakat tidak lagi melakukan hal-hal anarkis dan kehadiran Evey membuat V menyerahkan keputusan pengeboman gedung parlemen di tangan Evey.

Bila dilihat dari makna gerakan sosial yang ditandai dengan adanya tujuan jangka panjang yaitu untuk mengubah ataupun mempertahankan masyarakat atau institusi yang ada di dalamnya, kesamaan visi masyarakat dalam film ini termasuk gerakan sosial. Namun dilihat dari hal-hal anarkis yang dilakukan masyarakat akibat pengaruh yang diberikan V,  perilaku ini termasuk perilaku kolektif, karena setelah melakukan berbagai tindakan anarkis dan berkumpul bersama di depan parlemen, masyarakat tidak lagi mempunyai kepentingan bersama dan perilaku kolektif akan berhenti dengan sendirinya.

Referensi:
Sunarto, Kamanto. 2004. Pengantar Sosiologi. Jakarta: Lembaga Penerbit FE UI

Foto:
http://www.aceshowbiz.com/movie/v_for_vendetta/photo.html

Ini tugas Mata Kuliah Teknik Komunikasi dan Bermasyarakat. Behind the scene pembuatan tugas ini; membaca referensi sambil melihat foto Pangeran Katak di dekstop! Hahaha… Out of topic! 😛

Foto5772

One thought on “Movie: V for Vendetta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s