&#(*^$%&@&(*%$^*(*!!!!

Patut kesal dengan ujian hari ini.

Hari ini tuh UTS mata kuliah Riset Operasi. Sebenarnya bukan persoalan mata kuliahnya. Bukan juga karena tingkat kesulitan soalnya yang membuatku mencubit pipi sendiri. Selama hampir tujuh semester ini mendapati soal ujian yang ‘outlier’ itu hal yang biasa. Namun setelah hampir tujuh semester ini pula lah baru kali ini aku merasakan hal seperti ini.

Yeah, sesungguhnya aku juga penganut paham DATANG-KERJAKAN-LUPAKAN setiap kali ujian. Biasanya setelah selesai ujian melihat teman-teman yang pada stress, gak bisa ngerjain, ada yang kelupaan rumus atau apalah aku tak pernah ikut-ikutan. Bagaimanapun sulitnya soal ujian itu aku tetap balik ke kosan dengan bersiul dan langsung tidur. Hidupku selalu santai karena aku memang tak mau terlalu membebani pikiranku dengan apapun, termasuk dengan kegiatan perkuliahan. Aku tak rela waktu tidurku berkurang karena kebanyakan ‘berpikir keras’. Aku wanita D*ve, and I love it! Eh, bukan. Aku jarang belajar dan aku lebih sering merasa beruntung karenanya. Beruntung, karena aku bisa tetap enjoy walau dapat nilai 40.

Lalu?

Jadi begini ceritanya. Tingkat akhir ini aku sudah mulai ‘tobat’. Aku mulai rajin belajar sampai-sampai tadi malam itu aku melakukan hal yang dilarang H. Roma Irama -begadang-. Yoi cuyyy, semaleman suntuk aku gak tidur! Aku bela-belain belajar RO bahkan malam sebelum ujian Bahasa Indonesia kemarin aku malah belajar RO. Tapi pas ujiannya…….. TERLALU!!! Makanya aku kesel, readers. Aku gak pernah segitunya buat belajar *kecuali pas deadline proposal kemarin*.

Setelah lembar jawabanku ditarik pengawas karena waktunya habis, aku masih gak bisa bangkit dari bangku, masih loading sambil mikir, ‘tadi itu apa???’. Aku pun keluar kelas sambil mendapati fakta kalau satu-satunya soal yang bisa kukerjakan salah total. Sampai di kos aku ‘mencak-mencak’ sama adik tingkat satu sekosanku, Ciul dan Ciyud yang mau berangkat ujian juga. Melihat aku yang histeris mereka jadi semakin ngeri menghadapi ujian. Huahahaha *loh*. Sampai kamar aku langsung menelepon, curhat sama bonyok. Habis itu buka laptop dan curcol lagi sama siapa aja yang ada di sosmed. Belum puas dengan semua itu, sekarang aku juga mengabadikan momen ‘TERLALU’-ku hari ini di sini, di blogku ini.

Sebelumnya maaf udah nyepam di twitter dengan update-an yang penuh dengan umpatan kekesalanku. Ada yang bilang abstrak, ada yang bilang jangan stress, ada pula yang balik kasih semangat. Belum lagi jempol-jempol ‘like’ yang ku tebar di setiap status facebook teman yang berhubungan dengan ujian RO hari ini. Karena kalau nyepam di facebook terlalu mainstream, jadi tebar cap jempol aja. Dan karena aku juga bukan orang yang terlalu suka mengumumkan cuaca hatiku *hapa sih*. But thanks for you all, anyone.

Okay, aku sudah cukup puas membuang semua kekesalanku *walau di sembarang tempat*. Setidaknya ini demi kelangsungan dan ketenangan jiwa ragaku. Yeah… intinya sebesar apapun lucky factor gue sampai bisa bertahan sejauh ini di sini, tentu tetap ada unlucky factor-nya, walaupun peluangnya kecil dan baru gue dapatkan hari ini. Lucky atau unlucky-nya, yang penting aku sudah berusaha. So, KEEP FIGHTING FOR THE NEXT EXAM!!!😉

Salam Mahasiswa Bahagia😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s