Monas ~ Lagi-lagi, Kesekian Kali, Sekali Lagi

Ibukota Indonesia, tak ada habisnya punya cerita. Begitu juga aku yang notabene sudah menghabiskan tiga tahun masa aktif nyawaku di Jakarta ini. Maka tak terhindarkan lagi bagiku menjadi guide untuk orang-orang tersayang yang datang. Baik itu kerena berlibur atau baru datang ke sini. Dan tentu saja, tujuan utama tak lain dan tak bukan adalah Monumen Nasional atau yang akrab disingkat dengan Monas.

Flashback sejenak. Sampai hari ini terhitung lima kali aku ke Monas. Pertama, jalan-jalan sama Aparat FUNtaSTIS (kelas 1-F). Sama Bara waktu doi pertama kali ke sini. Sama mamak, ayah dan Chibit, my beloved younger brother. Terus sama Bara lagi waktu dia Kerja Praktik di sini. Dan hari ini sama anggota keluarga kecil nan bahagia sekosan.

Oya, mereka ini penghuni baru kosanku. Adik-adikku yang masih perlu dibimbing dalam segala hal, termasuk soal jalan-jalan. Hahaha… >.< Let me introduce them. Yuyud alias Yudia Pratidina Hasibuan adalah adik kelasku di SMA. Yup, dia berasal dari kota yang sama dengan ku, Raper City 😛 . Dan yang satu lagi Afifati Ulya, asli urang awak dari Bukit Tinggi.

Kita ke Monas ini dalam rangka ulang tahun si Yuyud. Plus cowoknya Yuyud dan minus satu penghuni lama -Mbak Lutfi-. Biasalah, beliau selalu bersama dan tak terpisahkan dengan calon *ehem* hubby-nya. Dan demi acara yang sudah dijanjikan ini beserta sebab-musabab lainnya, aku batal pendakian ke Gunung Cikurai. Si Yuyud sama si Ulya juga ngidam banget ke Monas. Jadi sebagai kakak yang baik hati *uhuk* aku menemani mereka. Yang penting happy kapan pun dan di mana pun😀 .

Berikut penampakan kita-kita:

Me n Ulya

Little Holland Bakery Cakes with Candles

Tiup lilin… Nyalain lilinnya susah euy!

Afwan n Yuyud. Happy Birthday Yuyud!

Selepas Ashar, saatnya gilpot! *gila poto*😀

The MH. Thamrin Statue

The National Monument

At The Park

Never Ending Narcissistic!

Kita juga nyewa sepeda gandeng…

I was the driver

More difficult if I was in the back

Lalu tak disangka-sangka ada ondel-ondel. Yuyud dan Ulya pun mengejarnya, hahaha…

Run Ondel-Ondel! Run!

We got him😀

Dan teman-temannya pun datang, beserta iringan musik khas Betawi.

This is called Ondel-Ondel, Betawi Culture

They enlive the atmosphere that afternoon

Ondel-Ondel Dance Competition😀

Maghrib pun tiba, waktunya shalat. Kita shalat di Masjid Istiqlal.

Istiqlal in the night. The largest mosque in Southeast Asia

Jalan-jalan hari ini pun ditutup dengan traktiran dari Yuyud. Aku merekomendasikan resto sea food favoritku ke mereka. Of course D’COST! Yang ini gak ada dokumentasinya karena kita udah kelaparan. Hahaha…

Okay, wait for the next trip!😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s