Movie: Perahu Kertas

Ini film yang sangat aku nanti-nantikan. Namun berhubung tayang perdananya pas aku lagi di rumah, terpaksa harus pending dulu nontonnya. Bener, Rantauprapat itu belum ada bioskopnya! -,-” Dan akhirnya setelah melanjutkan ‘pertapaan’ liburan di Medan, barulah kesampaian menontonnya.

Nyampe Plaza Medan ternyata udah telat lima menit T_T. Langsung beli tiket dan buru-buru masuk. Tak rela ketinggalan opening-nya sedikitpun.

Dalam film yang merupakan adaptasi dari sebuah novel, adalah hal yang biasa bila ada penambahan maupun pengurangan cerita dari versi aslinya. Dan penambahan itu bisa saja terkesan dipaksakan atau pengurangan itu bisa saja sangat disayangkan, terutama bagi para pecinta novelnya yang telah terlebih dulu membaca, kemudian menyaksikannya dalam bentuk visual. Mungkin karena terlanjur berekspektasi lebih, seperti saya ini. Well, this is just a movie, ouptput seni yang bikinnya gak gampang, gak cuma sehari-dua hari. Mungkin para movie maker-nya seperti Hanung Bramantyo terasuk Dee, penulis novelnya sendiri, punya alasan yang cukup kuat atas beberapa perbedaan versi film dan novelnya. Mungkin juga karena imajinasi Dee yang sangat tinggi dalam tulisannya menciptakan tokoh-tokoh dan karakter yang tak ada duanya. Sehingga bukan perkara yang mudah dalam memvisualisasikannya. Positif Thingking saja. Toh Dee tetap berada pada daftar pertama penulis favoritku😉 .

Aku hanya akan mengurai apa yang ku suka dari film ini. Pengambilan gambarnya bagus. Laut, Sekolah Alit, rel kereta, Bali… That is all so beautiful and so romantic! Plus soundtrack yang bener-bener membawaku ke dunia dongeng, cinta dan segala keajabannya! Ada yang menarik perhatianku juga. Lukisannya Keenan, I love it!

Dan ini, lirik lagu Perahu Kertas ciptaan Dee yang dinyanyikan Maudy Ayunda. Bisa dibilang lagu ini menjadi theme song sepanjang durasi film.

Perahu Kertas – Maudy Ayunda

Perahu kertasku kan melaju
Membawa surat cinta bagimu
Kata-kata yang sedikit gila
Tapi ini adanya

Perahu kertas mengingatkanku
Betapa ajaibnya hidup ini
Mencari-cari tambatan hati
Kau sahabatku sendiri

Hidupkan lagi mimpi-mimpi (cinta-cinta) cita-cita
Yang lama ku pendam sendiri
Berdua ku bisa percaya

Ku bahagia kau telah terlahir di dunia
Dan kau ada di antara milyaran manusia
Dan ku bisa dengan radarku menemukanmu

Tiada lagi yang mampu berdiri halangi rasaku
Cintaku padamu…

Bonus : Ini dari seorang penulis jomblo kere(n)😛

Review Perahu Kertas: Versi Berbeda dan Tanpa Rasa

Juga sinopsis nyunyu.com

Perahu Kertas: Ceritanya Tentang Para Agen Neptunus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s