Review: Kisah Lainnya (Catatan 2010-2012)

 

 

Judul : Kisah Lainnya (Catatan 2010-2012)

Penulis : Ariel, Uki, Lukman, Reza, David

Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia (KPG)

Jumlah halaman : 228 halaman

Terbit : Agustus 2012

Tag : Biografi dan Otobiografi

Jadi, hidup telah memilih menurunkan aku ke Bumi...

Aku membeli buku ini di Gramedia Mall Arta Gading, Tujuh Agustus Dua Ribu Dua Belas. Seketika langsung membuka dan membacanya. Sebagian besar isi buku ini ditulis oleh Ariel. Bisa dibilang, buku ini menjawab pertanyaan kenapa sekitar dua tahun di penjara vokalis eks-Peterpan ini hanya menghasilkan single ‘Dara’. Dan buku ini -setidaknya bagiku- mengisi kekosongan atas vakumnya karya-karya eks-Peterpan dua tahun belakangan ini.

Sejak dulu mendengar lirik-lirik lagu mereka yang sebagian besar diciptakan oleh Ariel, aku sudah merasa kalau Ariel memiliki seni yang tinggi dalam menulis. Pun akhirnya keinginan membaca tulisan-tulisannya terpenuhi, makanya aku sangat mengincar buku ini, terlepas apakah aku ‘Sahabat Peterpan’ atau bukan. Malahan, sebagai pecinta dunia tulis-menulis aku sangat berharap akan lahir lagi karya sejenis ini dari Ariel cs.

Buku ini menceritakan kehidupan Ariel selama menjalani masa tahanannya, perjalanan bermusik personil-personilnya dari nol sampai sekarang ini dan mengisahkan sisi lain kehidupan mereka yang tak dapat tertangkap sorot kamera infotainment. ‘Kisah Lainnya’ ini, benar-benar kisah lainnya. Kisah yang membawa kita menyelami kehidupan dari sudut pandang mereka satu per satu. Bagaimana Ariel di Bareskrim dan Rutan Waru, apa saja yang dilakukan Uki, pengalaman spiritual Lukman, Reza yang sempat menghilang dan David, ah… aku terenyuh membaca perjuanganya melawan keputusasaan atas penyakit yang dideritanya. Buku ini juga mengisahkan proses panjang dalam pembuatan album instrumental ‘Suara Lainnya‘ yang menjadi bonus buku ini.

Pada saat masalahmu menghampirimu, janganlah berkecil hati
Itu adalah pasangan hidupmu
Itu adalah takdirmu
Sesuatu yang sudah dipersiapkan untukmu,
Bahkan sebelum kau dilahirkan
Itu adalah pelengkap hidupmu.
Itu adalah gurumu, maka cintailah dia.
Penilaian Tuhan tidak dimulai saat kau menerimanya
Karena semua orang akan menerimanya, tanpa terkecuali
Selayaknya seperti orang-orang sebelumnya ..

Jangan pernah berusaha menolak kesalahanmu
Terimalah itu sebagai bekalmu, untuk perjalanan panjangmu
Justru kesalahanmu dimulai ketika kau menolak menerima kesalahanmu
Sedangkan kau menyadarinya

Lapangkanlah dadamu, sehingga luas, tempat untuk ilmu yang berguna
Penilaian Tuhan dimulai saat kau memperbaikinya
(ARIEL)

Tak butuh waktu lama membaca buku ini. Bahasanya ‘enak’, apalagi diselingi dengan sketsa dan puisi Ariel. Maka pantas sajalah buku ini yang menjadi output dari karyanya. Pasalnya selama di tahanan, Ariel selalu membawa-bawa sebuah buku notes. Di buku notes itulah dia mencurahkan semuanya, tulisannya, puisinya, sketsanya… Itu pulalah yang menginspirasiku untuk kembali memiliki sebuah notes kecil. Aku bisa menulis kapan pun dan di mana pun aku mau, tanpa harus membuka PC. Setelah kehidupan perkuliahan tulisan-tulisanku memang ‘berserakan’ karena tidak memiliki buku notes lagi seperti waktu sekolah dulu. Ada yang di notes Facebook, di binder, di blog lama yang geje, di notes handphone, bahkan banyak yang hanya menari-nari dalam otakku. So, thanks for that inspiration, Riel!

Ya, buku ini memang sarat inspirasi, -sekali lagi- setidaknya bagiku. Bagaimana itu persahabatan sejati, menghadapi tekanan di tengah dera dan cerca, bekerja keras dalam mewujudkan mimpi-mimpi, bangkit dari keterpurukan dan mengingatkan betapa memang, dari semua kisah, tak ada yang abadi…

...Kami akan meneruskan perjalanan.
Welcome back, NOAH!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s